Seni budaya
Kamis, 21 Maret 2019
Seni tari
Tari adalah gerak tubuh yang secara berirama senada dengan alunan musik yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran. Bunyi-bunyian yang disebut musik pengiring tari mengatur gerakan penari dan memperkuat maksud yang ingin disampaikan. Gerakan tari berbeda dari gerakan sehari-hari seperti berlari, berjalan, atau bersenam. Menurut jenisnya, tari digolongkan menjadi tari rakyat, tari klasik, dan tari kreasi baru. Dansa adalah tari asal kebudayaan Barat yang dilakukan pasangan pria-wanita dengan berpegangan tangan atau berpelukan sambil diiringi musik
Pengertian seni teater
Teater (Inggris: theater atau theatre; Prancisthéâtre; kata teater sendiri berasal dari katatheatron (θέατρον) dari bahasa Yunani, yang berarti "tempat untuk menonton") adalah istilah lain dari drama, tetapi dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah, penafsiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari publik atau pirsawan (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti). Proses penjadian drama ke teater disebut prose teater atau disingkat berteater. Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas. Teater dalam arti luas adalah sebagai drama (kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis). Dalam arti sempit, teater adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang, ketoprak, ludruk dan lain-lain.
- Secara etimologis: Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.
- Dalam arti sempit: Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak
- Dalam arti luas: Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media yaitu percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.
PemeranSunting
Pemeran merupakan orang yang memerankan tokoh tertentu. Ada tiga jenis pemain, yaitu peran utama, peran pembantu dan peran tambahan atau figuran. Dalam film atau sinetron, pemain biasanya disebut Aktrisuntuk perempuan, dan Aktor untuk laki-laki.
SutradaraSunting
Sutradara adalah seseorang yang memimpin jalannya sebuah produksi, dari praproduksi sampai pascaproduksi. Baik dari segi kreatif maupun teknis, dengan menggunakan sistem monokamera maupun multikamera, di dalam ruangan atau di luar ruangan.
PropertiSunting
Properti merupakan sebuah perlengkapan yang diperlukan dalam pementasan teater. Contohnya kursi, meja, robot, hiasan ruang, dekorasi, dan lain-lain
PenataanSunting
Seluruh pekerja yang terkait dengan pementasan teater, antara lain:
1. Tata Rias adalah pengaturan tampilan wajah dan tubuh pemain (rambut, leher, lengan, punggung, kaki) dalam memerankan tokoh teater agar lebih meyakinkan atau lebih menonjolkan karakter tokoh teater tersebut.
2. Tata Busana adalah pengaturan pakaian pemain agar mendukung keadaan yang menghendaki. Contohnya pakaian sekolah berbeda dengan pakaian harian.
3. Tata Lampu adalah pencahayaan dipanggung.
4. Tata Suara adalah pengaturan pengeras suara.
Seni rupa
Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaandengan acuan estetika.
Seni rupa dilihat dari segi fungsinya dibedakan menjadi dua yaitu seni rupa murnidan seni rupa terapan, proses penciptaan seni rupa murni lebih menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata misalnya lukisan, sedangkan seni rupa terapan proses pembuatannya memiliki tujuan dan fungsi tertentu misalnya seni kriya. Sedangkan, jika ditinjau dari segi wujud dan bentuknya, seni rupa terbagi 2 yaitu seni rupa 2 dimensi yang hanya memiliki panjang dan lebar saja dan seni rupa 3 dimensi yang memiliki panjang lebar serta ruang.
Pengertian seni musik
Seni musik adalah sebuah cabang seni yang menggunakan musik sebagai sarana untuk mengungkapkan ekspresi pembuatnya. Sedangkan musik merupakan seni yang menggunakan suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung lagu, irama, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.
Seni musik saat ini telah menjadi salah satu sarana hiburan terpopuler seiring dengan perkembangan teknologi saat ini. Seni musik terdiri dari alunan musik dari alat musik dan beberapa menggunakan olah vokal.
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai seni musik mulai dari Pengertian Seni Musik, Sejarah Seni Musik, Fungsi Seni Musik, Unsur-Unsur Seni Musik dan Macam-Macam Seni Musik
Pengertian Seni Musik
Seni musik berasal dari dua kata, yaitu "seni" dan "musik". Seni adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan oleh gagasan tertentu. Sedangkan musik merupakan seni yang menggunakan suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung lagu, irama, dan keharmonisan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Seni Musik Adalahsarana ekspresi seorang seniman yang menggunakan suara yang dirangkai sedemikian rupa baik dengan menggunakan alat musik maupun suara vokal.
Tidak ada arti kata seni musik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Namun terdapat arti kata seni suara yang memiliki makna paling dekat dari seni musik. Arti kata seni suara menurut KBBI adalah seni olah suara atau bunyi (nyanyian, musik, dsb).
Pengertian Seni Musik Secara Etimologi
Secara etimologi kata "seni" berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti "penyembahan, pelayanan, pemberian". Ada juga yang mengatakan bahwa asal mula istila "seni" berasa dari bahasa Belanda genie yang berasal dari bahasa Latin yang berarti "jenius". Sedangkan etimologi kata "musik" berasal dari bahasa Inggris music yang berasal dari bahasa Yunani mousikê. Mousikê merujuk kepada semua seni yang dipimpin oleh Muses. Namun, kebanyakan seni yang dipimpin oleh Muses berupa puisi dan seni musik. Selanjutnya di Roma, kata ars musica digunakan untuk menyebut puisi yang memakai instrumen musik.
Selain pengertian seni musik diatas, para ahli sastra juga memiliki gagasan / pengertian tersendiri mengenai istilah seni musik. Berikut ini, beberapa pengertian seni musik menurut para ahli:
1. Pengertian Seni Musik menurut Jamalus (1998 : 1)
Definisi seni musik adalah suatu yang menghasilkan sebuah hasil karya seni yang berupa bunyi. Dari bunyi menjadi bentuk lagu atau komposisi yang menunjukan pikiran beserta perasaan penciptanya melalui unsur-unsur seni seperti melalui irama, harmoni, melodi, bentuk maupun susunan lagu dan ekspresi sebagai satu kesatuan.
2. Pengertian Seni Musik menurut David Ewen
Pengertian seni musik adalah ilmu pengetahuan serta seni mengenai pengkombinasian ritmik serta beberapa nada. Baik vokal ataupun bentuk instrumen yang mencakup sebuah melodi serta harmoni sebagai ekspresi segala sesuatu hal yang menginginkan diungkapkan lebih dalam dari segi emosional.
3. Pengertian Seni Musik menurut Aristoteles
Karya seni musik merupakan sebuah tuangan kemampuan serta tenaga penggambaran yang berawal dari sebuah gerakan rasa yang dalam satu deretan melodi (nada) yang memiliki irama.
4. Pengertian Seni Musik menurut Suhastjarja
Suhastjarja yang merupakan dosen senior di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, tamatan Peabody Institute Amerika. Berpendapat bahwa pengertian seni musik adalah suatu ungkapan rasa indah manusia dalam bentuk konsep pemikiran yang bulat, tentang bentuk wujud nada atau suara lainnya yang mengandung sebuah ritme dan harmoni serta memiliki suatu bentuk dalam ruang dan waktu yang dikenal oleh diri sendiri dan manusia lain dalam suatu lingkungan hidupnya sehingga dapat dimengerti dan dinikmatinya.
5. Pengertian Seni Musik menurut Sylando (1893 : 12)
Menurut Sylando seni musik adalah suatu wujud yang hidup dari sebuah kumpulan ilusi dan lantunan suara. Yang lebih jelasnya sylando juga menyatakan bahwa sebuah alunan musik serta nada yang memiliki jiwa dapat menggerakan isi hati sang pendengar atau penikmatnya.
Sejarah Seni Musik
Musik sudah ada sejak zaman dahulu. Perkembangan seni musik sangat pesat dikarenakan banyaknya penemuan-penemuan baru terutama di bidang kebudayaan. Hal ini membuat sejarah seni musik harus dibagi menjadi beberapa zaman untuk mempermudah mengidentifikasikan perkembangan seni musik. Sejarah seni musik dapat dibagi menjadi 6 zaman. Yaitu zaman prasejarah, abad pertengahan, zaman Barok dan Rokoko, zaman klasik, zaman romantik, dan zaman modern.
Musik Zaman Prasejarah
Musik sudah dikenal sejak kehadiran manusia Homo sapiens yaitu sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tidak ada yang mengetahui siapa manusia pertama kali yang mengenal seni musik. Alat musik pertama dan tertua dan diduga berasal dari zaman prasejarah ialah flute, alat musik flute biasanya terbuat dari tulang paha beruang yang telah dilubangi, flute tersebut diduga dibuat pada 40.000 tahun yang lalu. Selain itu, ditemukan juga prasasti berisi lagu Hurrian yang bertanggal 1400 SM yang merupakan notasi musik tertua yang pernah tercatat.
Musik Abad Pertengahan
Pada abad pertengahan (476-1572 M) seni musik kebanyakan dipake untuk kepentingan kegiatan agama Kristen. Namun, setelah adanya berbagai penemuan-penemuan baru dalam berbagai bidang, fungsi musik juga berkembang tidak hanya difungsikan bagi kegiatan agama. Pada zaman renaisance (1500-1600) muncul musik keperwiraan dan percintaan. Pada zaman renaisance musik Gereja mengalami kemunduran. Alat musik organ dan piano juga ditemukan pada zaman ini. Komposer yang hidup pada zaman ini antara lain Guillaume de Machaut, Pérotin dan Léonin.
Zaman Barok dan Rakoko
Tokoh seni musik yang terkenal pada zaman barok dan rakoko (1600-1750 M) adalah Johan Sebastian Bach, seorang pencipta lagu instrumental dan pencipta musik koral untuk khotbah Gereja. Musik yang berkembang pada zaman ini dikenal dengan musik Barok dan musik Rakoko. Musik Barok penggunaannya spontan, sedangkan musik Rakoko penggunaannya diatur dan dicatat.
Rabu, 20 Maret 2019
Macam macam lagu daerah Indonesia
| Nama lagu | Asal daerah |
|---|---|
| Ambo Logo | Sulawesi Selatan |
| Ambon Manise | Maluku |
| Ammac Ciang | Sulawesi Selatan |
| Ampar-Ampar Pisang | Kalimantan Selatan |
| Anak Daro | Sumatera Barat |
| Anak Kambing Saya | Nusa Tenggara Timur |
| Anak Kukang | Sulawesi Selatan |
| Ayam Den Lapeh | Sumatera Barat |
| Ayo Mama | Maluku |
| Badindin | Sumatera Barat |
| Bajing Luncat | Jawa Barat |
| Bapak Pucung | Jawa Tengah |
| Bareh Solok | Sumatera Barat |
| Batanghari | Jambi |
| Batti'batti | Sulawesi Selatan |
| Bebilin | Kalimantan Utara |
| Bolelebo | Nusa Tenggara Timur |
| Bubuy Bulan | Jawa Barat |
| Buka Pintu | Maluku |
| Bulu Alau'na Tempe | Sulawesi Selatan |
| Bunga - Bungana Masamba | Luwu, Sulawesi Selatan |
| Bungong Jeumpa | Aceh |
| Burung Kakatua | Maluku |
| Burung Tantina | Maluku |
| Butet | Sumatera Utara |
| Cik Cik Periuk | Kalimantan Barat |
| Cangget Agung | Lampung |
| Cikala Le Pongpong | Sumatera Utara |
| Cing Cangkeling | Jawa Barat |
| Cublak-cublak Suweng | Jawa Tengah |
| Cuk Mak Ilang | Sumatera Selatan |
| Dabu-Dabu | Gorontalo |
Langganan:
Postingan (Atom)