Seni musik adalah sebuah cabang seni yang menggunakan musik sebagai sarana untuk mengungkapkan ekspresi pembuatnya. Sedangkan musik merupakan seni yang menggunakan suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung lagu, irama, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.
Seni musik saat ini telah menjadi salah satu sarana hiburan terpopuler seiring dengan perkembangan teknologi saat ini. Seni musik terdiri dari alunan musik dari alat musik dan beberapa menggunakan olah vokal.
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai seni musik mulai dari Pengertian Seni Musik, Sejarah Seni Musik, Fungsi Seni Musik, Unsur-Unsur Seni Musik dan Macam-Macam Seni Musik
Pengertian Seni Musik
Seni musik berasal dari dua kata, yaitu "seni" dan "musik". Seni adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan oleh gagasan tertentu. Sedangkan musik merupakan seni yang menggunakan suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung lagu, irama, dan keharmonisan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Seni Musik Adalahsarana ekspresi seorang seniman yang menggunakan suara yang dirangkai sedemikian rupa baik dengan menggunakan alat musik maupun suara vokal.
Tidak ada arti kata seni musik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Namun terdapat arti kata seni suara yang memiliki makna paling dekat dari seni musik. Arti kata seni suara menurut KBBI adalah seni olah suara atau bunyi (nyanyian, musik, dsb).
Pengertian Seni Musik Secara Etimologi
Secara etimologi kata "seni" berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti "penyembahan, pelayanan, pemberian". Ada juga yang mengatakan bahwa asal mula istila "seni" berasa dari bahasa Belanda genie yang berasal dari bahasa Latin yang berarti "jenius". Sedangkan etimologi kata "musik" berasal dari bahasa Inggris music yang berasal dari bahasa Yunani mousikê. Mousikê merujuk kepada semua seni yang dipimpin oleh Muses. Namun, kebanyakan seni yang dipimpin oleh Muses berupa puisi dan seni musik. Selanjutnya di Roma, kata ars musica digunakan untuk menyebut puisi yang memakai instrumen musik.
Selain pengertian seni musik diatas, para ahli sastra juga memiliki gagasan / pengertian tersendiri mengenai istilah seni musik. Berikut ini, beberapa pengertian seni musik menurut para ahli:
1. Pengertian Seni Musik menurut Jamalus (1998 : 1)
Definisi seni musik adalah suatu yang menghasilkan sebuah hasil karya seni yang berupa bunyi. Dari bunyi menjadi bentuk lagu atau komposisi yang menunjukan pikiran beserta perasaan penciptanya melalui unsur-unsur seni seperti melalui irama, harmoni, melodi, bentuk maupun susunan lagu dan ekspresi sebagai satu kesatuan.
2. Pengertian Seni Musik menurut David Ewen
Pengertian seni musik adalah ilmu pengetahuan serta seni mengenai pengkombinasian ritmik serta beberapa nada. Baik vokal ataupun bentuk instrumen yang mencakup sebuah melodi serta harmoni sebagai ekspresi segala sesuatu hal yang menginginkan diungkapkan lebih dalam dari segi emosional.
3. Pengertian Seni Musik menurut Aristoteles
Karya seni musik merupakan sebuah tuangan kemampuan serta tenaga penggambaran yang berawal dari sebuah gerakan rasa yang dalam satu deretan melodi (nada) yang memiliki irama.
4. Pengertian Seni Musik menurut Suhastjarja
Suhastjarja yang merupakan dosen senior di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, tamatan Peabody Institute Amerika. Berpendapat bahwa pengertian seni musik adalah suatu ungkapan rasa indah manusia dalam bentuk konsep pemikiran yang bulat, tentang bentuk wujud nada atau suara lainnya yang mengandung sebuah ritme dan harmoni serta memiliki suatu bentuk dalam ruang dan waktu yang dikenal oleh diri sendiri dan manusia lain dalam suatu lingkungan hidupnya sehingga dapat dimengerti dan dinikmatinya.
5. Pengertian Seni Musik menurut Sylando (1893 : 12)
Menurut Sylando seni musik adalah suatu wujud yang hidup dari sebuah kumpulan ilusi dan lantunan suara. Yang lebih jelasnya sylando juga menyatakan bahwa sebuah alunan musik serta nada yang memiliki jiwa dapat menggerakan isi hati sang pendengar atau penikmatnya.
Sejarah Seni Musik
Musik sudah ada sejak zaman dahulu. Perkembangan seni musik sangat pesat dikarenakan banyaknya penemuan-penemuan baru terutama di bidang kebudayaan. Hal ini membuat sejarah seni musik harus dibagi menjadi beberapa zaman untuk mempermudah mengidentifikasikan perkembangan seni musik. Sejarah seni musik dapat dibagi menjadi 6 zaman. Yaitu zaman prasejarah, abad pertengahan, zaman Barok dan Rokoko, zaman klasik, zaman romantik, dan zaman modern.
Musik Zaman Prasejarah
Musik sudah dikenal sejak kehadiran manusia Homo sapiens yaitu sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tidak ada yang mengetahui siapa manusia pertama kali yang mengenal seni musik. Alat musik pertama dan tertua dan diduga berasal dari zaman prasejarah ialah flute, alat musik flute biasanya terbuat dari tulang paha beruang yang telah dilubangi, flute tersebut diduga dibuat pada 40.000 tahun yang lalu. Selain itu, ditemukan juga prasasti berisi lagu Hurrian yang bertanggal 1400 SM yang merupakan notasi musik tertua yang pernah tercatat.
Musik Abad Pertengahan
Pada abad pertengahan (476-1572 M) seni musik kebanyakan dipake untuk kepentingan kegiatan agama Kristen. Namun, setelah adanya berbagai penemuan-penemuan baru dalam berbagai bidang, fungsi musik juga berkembang tidak hanya difungsikan bagi kegiatan agama. Pada zaman renaisance (1500-1600) muncul musik keperwiraan dan percintaan. Pada zaman renaisance musik Gereja mengalami kemunduran. Alat musik organ dan piano juga ditemukan pada zaman ini. Komposer yang hidup pada zaman ini antara lain Guillaume de Machaut, Pérotin dan Léonin.
Zaman Barok dan Rakoko
Tokoh seni musik yang terkenal pada zaman barok dan rakoko (1600-1750 M) adalah Johan Sebastian Bach, seorang pencipta lagu instrumental dan pencipta musik koral untuk khotbah Gereja. Musik yang berkembang pada zaman ini dikenal dengan musik Barok dan musik Rakoko. Musik Barok penggunaannya spontan, sedangkan musik Rakoko penggunaannya diatur dan dicatat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar